Sejarah Singkat
Pada tanggal 1 Mei 1957 di dukuh Pucanggading Desa Batursari Kecamatan Mranggen didirikan sebuah madrasah yang bernama SRINU (madrasah rakyat Islam Nahdlatul Ulama’) yang dipelopori oleh Bapak Rohmad dan Bapak Sulaiman yang bertempat di Masjid Baitul Muttaqin dan diasuh oleh Bapak KH. Sofwan. Pada tanggal 15 Juli 1957 SRINU resmi di bawah pengawas Al Ma’arif NU Demak yang di motori oleh Bpk. Bustam dan Bpk. Said Sukri. Pada tanggal 18 Juli 1958 oleh Al Ma’arif NU Demak, SRINU namanya diubah menjadi Roudlatul Athfal yang merupakan satu-satunya Madrasah Diniyah yang ada di Desa tersebut. Tanggal 10 Agustus 1958 Madrasah Tersebut yang semula di Masjid pindah ke rumah bapak Sufyan dengan Ustadz 4 orang dan berjalan + 4 tahun. Pada tanggal 12 Januari 1962 Simbah H. Syafi’i bin Munasid mendirikan Gedung MADIN (tidak permanen) dan bertempat di tanah milik Bapak Muh. Zaini bin Abdurrohman. Madrasah ini baru sampai kelas IV dengan mata pelajaran menyesuaikan Madrasah Futuhiyyah Mrangen dengan jumlah Ustadz 9 Orang. Kemudian pada tahun 1975-1984 (+ 9 tahun) madrasah tersebut Maukuf. Pada tanggal 14 Juli 1984 Madrasah tersebut berdiri kembali dengan tenaga pengajar sebanyak 14 orang. Tanggal 20 Mei 1985 gedung baru permanent dengan jumlah 3 ruang. Lambat laun perkembangan Madrasah tersebut semakin dipercaya masyarakat terbukti dengan berduyun-duyun orang tua menyekolahkan putra putrinya. Akhirnya tanggal 14 September 1986 dengan di prakarsai oleh tim, maka nama yang diajukan (jumlah 9) maka nama-nama “Roudlotus Syubban” itulah yang dipilih. Kemudian tanggal 24 Desember 1986 yayasan tersebut di akte Notariskan dengan isi Perjanjian yang meliputi Lembaga Pendidikan diantaranya : Madrasah Diniyah Awaliyah dan Wustho, Madrasah Roudlotul Athfal, Madrasah Ibtidaiyah dan Madrasah Tsanawiyah.
Pada tanggal 11 Juni 1993 Yayasan Musyawarah dan dalam rapat tersebut diputuskan untuk Pendirian Madrasah Ibtidaiyah Roudlotus Syubban dengan Tenaga pengajar 3 orang.